Ade Utami Ibnu Soroti Pertumbuhan Ekosistem Olahraga Akuatik di Lampung

Ketua Pengprov Akuatik Lampung, Ade Utami Ibnu, menyampaikan sambutan saat pembukaan Kejuaraan Piala Gubernur Invitasi Renang Lampung 2025 di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Jumat (22/8/2025). (Istimewa)

BANDAR LAMPUNG, (FL) — Ketua Pengprov Akuatik Lampung, Ade Utami Ibnu, menilai ekosistem olahraga akuatik di Lampung kini semakin hidup, menyusul digelarnya Kejuaraan Piala Gubernur Invitasi Renang Lampung 2025 di Kolam Renang Pahoman, Jum’at (22/8/2025).

Dalam pembukaan kejuaraan yang dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Ade Utami Ibnu menyampaikan perkembangan signifikan dalam olahraga renang di provinsi Lampung.

“Dulu sulit menggelar kejuaraan, bahkan pengurus harus menambah dana sendiri. Sekarang hampir setiap bulan ada turnamen. Klub renang juga tumbuh pesat karena banyak orang tua menyadari pentingnya olahraga ini,” kata Ade.

Ia menambahkan, capaian atlet renang Lampung cukup membanggakan. Pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, dari 13 medali emas yang diperoleh Lampung, tujuh di antaranya berasal dari cabang renang, ditambah 13 perak dan tiga perunggu. “Ini bukti bahwa renang Lampung punya potensi besar,” ujarnya.

Meski demikian, Ade mengakui keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan. Kolam renang Pahoman yang digunakan saat ini telah berusia 45 tahun, sementara kolam tambahan 25 meter hanya cukup untuk latihan ringan. “Kami berharap ada kolam renang prestasi khusus untuk atlet,” imbuhnya.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi semangat tersebut dan menegaskan pemerintah akan membangun kolam renang berstandar internasional pada 2026. “Ini penting agar atlet kita bisa berlatih dengan fasilitas layak,” kata Gubernur.

Kejuaraan Piala Gubernur Invitasi Renang Lampung 2025 diikuti lebih dari 1.500 atlet dari berbagai klub renang dan berlangsung hingga 24 Agustus mendatang. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lampung, Meiry Harika Sari, menjelaskan kejuaraan ini menjadi wadah pengembangan potensi atlet usia dini hingga remaja, sekaligus evaluasi pembinaan untuk menyiapkan atlet profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Ade Utami Ibnu berharap, dengan dukungan fasilitas dan pembinaan yang tepat, olahraga akuatik di Lampung bisa menjadi salah satu lumbung prestasi. “Ini bukan hanya soal juara, tetapi juga membentuk karakter disiplin, kompetitif, dan sportivitas bagi generasi muda,” tutupnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *