Tim Rescue Overlanding Indonesia Lampung Dirikan Puluhan Huntara untuk Korban Gempa NTT

MANGGARAI — Tim Rescue Overlanding Indonesia (OVI) Wilayah Lampung menerjunkan sebanyak delapan personel ke Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Keberangkatan tim yang dimulai sejak akhir Agustus lalu ini bertujuan untuk membantu proses penanganan dan pemulihan darurat pascabencana gempa bumi di wilayah tersebut.

Koordinator Tim sekaligus Sekretaris OVI Lampung, Aris Gibrant, mengatakan fokus utama pergerakan tim saat ini adalah menyediakan tempat tinggal sementara serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Salah satu titik penanganan utama terpusat di Desa Nunang, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

“Puluhan unit hunian sementara (huntara) dibangun secara gotong royong bersama warga setempat di Desa Nunang. Hingga saat ini, sebagian personel masih berada di lokasi untuk menyelesaikan pembangunan huntara,” kata Aris, Minggu (27/9/2026).

Selain huntara, Tim Rescue OVI Lampung juga menyalurkan berbagai bantuan pendukung lainnya. Bantuan tersebut meliputi operasional pelayanan kesehatan keliling (mobile), pembuatan dapur hangat di Satar Punda (Lamba Leda Utara), pendirian tempat ibadah darurat, penyediaan tandon air, hingga pengerjaan jaringan instalasi pipa air bersih yang berkolaborasi dengan Posko Gabungan.

Dalam proses pendistribusian logistik, tim sempat menghadapi kendala medan yang cukup berat. Jalur darat yang sulit diakses memaksa para relawan berjalan kaki menyeberangi sungai demi memastikan bantuan sampai ke pengungsi di daerah terisolasi.

Tak hanya itu, bantuan berupa santunan tunai juga diberikan kepada warga yang terdampak insiden kebakaran saat gempa berlangsung di Reo.

Ketua OVI Lampung, Deni Ribowo, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim di lapangan. Ia menjelaskan bahwa pembentukan Tim Rescue OVI Lampung ini merupakan langkah nyata dalam menjalankan arahan Pendiri Overlanding Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Sebagaimana pesan dari Founder, Overlanding Indonesia bukan hanya tentang perjalanan penjelajahan alam, tetapi juga harus membawa dampak sosial melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan,” jelas Deni.

Misi kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Overlanding Indonesia, Irjen Pol Arief Rachman, yang secara spontan menggalang donasi saat acara Jambore Nasional di Tasikmalaya serta menyalurkan ratusan pasang sepatu untuk warga di pelosok.

Mengingat gempa susulan masih kerap terjadi dan jumlah warga di pengungsian terus bertambah, sebagian personel Rescue OVI Lampung dipastikan masih akan berada di NTT untuk melanjutkan aksi kemanusiaan tersebut.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *