Jaga Produktivitas Saat Ramadan, Lesty Putri Utami Bagikan Kiat Hidup Sehat Selama Puasa

BANDARLAMPUNG,(FL) — Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan agar produktivitas tidak menurun di tengah aktivitas harian.

Dalam keterangannya di Bandar Lampung, Senin (9/3/2026), Lesty menekankan pentingnya keseimbangan antara asupan nutrisi dan pola istirahat. Ia menilai, puasa bukan alasan untuk mengurangi kinerja, melainkan momentum untuk mengatur pola hidup yang lebih sehat.

“Puasa bukan alasan untuk menjadi tidak produktif. Kuncinya adalah bagaimana kita mengelola pola makan saat sahur dan berbuka, serta tetap menjaga hidrasi tubuh dengan baik,” ujar Lesty.

Ia menjelaskan, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi selama berpuasa. Salah satunya dengan menerapkan pola konsumsi delapan gelas air per hari yang dibagi menjadi dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Pola ini dinilai efektif untuk mencegah dehidrasi selama beraktivitas.

Selain itu, Lesty menganjurkan masyarakat mengonsumsi karbohidrat kompleks dan makanan tinggi serat saat sahur agar energi dapat bertahan lebih lama sepanjang hari. Sebaliknya, ia mengingatkan untuk menghindari makanan berminyak dan tinggi gula secara berlebihan saat berbuka karena dapat memicu penurunan kondisi fisik.

Dalam menjaga kebugaran, ia juga menyarankan agar masyarakat tetap melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan santai menjelang waktu berbuka. Menurutnya, olahraga ringan dapat membantu menjaga kelenturan otot serta melancarkan sirkulasi darah.

Di sisi lain, pengaturan waktu istirahat juga menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan. Lesty mengimbau masyarakat untuk mencukupi waktu tidur guna mengompensasi waktu bangun sahur, sehingga konsentrasi dan daya tahan tubuh tetap terjaga.

Ia menambahkan, bulan Ramadan dapat dimanfaatkan sebagai momentum detoksifikasi alami tubuh melalui penerapan pola hidup sehat. Dengan kondisi fisik yang bugar, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah secara optimal sekaligus tetap produktif dalam aktivitas sehari-hari.

“Dengan fisik yang bugar, kita tidak hanya lancar dalam menjalankan ibadah, tetapi juga tetap maksimal dalam melayani keluarga maupun bekerja. Kesehatan adalah modal utama dalam beribadah,” kata dia.

Selain itu, Lesty juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal guna mengantisipasi potensi penyakit musiman yang kerap muncul pada masa peralihan cuaca.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *